28 March 2013

CONTOH PROPOSAL DEMPLOT


PROPOSAL
DEMPLOT TANAMAN...........
DI DESA............................KECAMATAN............




Menyetujui :
Ka. UPT UPT BPP Kecamatan............



(Nama)
NIP :.........................
Oleh :
PPL.....................



(Nama)
NIP :.........................


Mengetahui :

Menyetujui :
Kepala Bidang TPH



(Nama)
NIP :.........................
Oleh :
Kepala Bidang Ketapangluh



(Nama)
NIP :.........................



I.  PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pada umumnya teknologi baru diciptakan untuk mengganti teknologi lama yang selama ini dilaksanakan petani, dengan demikian teknologi baru itu harus menunjukan potensi hasil yang lebih baik dibandingkan dengan teknologi lama. Potensi dari teknologi baru tersebut tersebut harus dapat memperlihatkan secara nyata kepada petani keunggulan dan keuntungan penggunaannya dibandingkan dengan cara atau kebiasaan lama yang selama ini diterapkan oleh petani.

Tanaman (Jenis Tanaman) merupakan salah satu jenis tanaman (Pangan/Hortik/dll) bernilai ekonomis tinggi, untuk itu cara menanam (Jenis Tanaman) yang baik perlu diperhatikan. Cara menanam (Jenis Tanaman) perlu dilakukan secara intensif agar produksi optimal. Tanaman (Jenis Tanaman)  termasuk komoditas multiguna, selain berfungsi sebagai sayuran dan buah, (Jenis Tanaman)  juga dimanfaatkan sebagai bahan dasar (sebutkan kegunaan lain dari tanaman tersebut).

Rencananya pada pelaksanaan demplot tanaman (Jenis Tanaman)  ini akan menggunakan  teknolog Cara Bertanam (Jenis Tanaman) Secara Intensif, yang dikaji oleh (Nama Peneliti/Pengkaji) dan rekomendasi dari (BPPT.......). Demplot ini mengintroduksikan  inovasi teknologi yang tepat dan efisien serta mensosialisasikan hasilnya. Selain itu juga sebagai pendukung salah satu program unggulan Departemen Pertanian yaitu Program Pengembangan Kawasan (Pangan/Hortik/dll). Demplot tanaman (Jenis Tanaman) ini diharapkan juga berdampak terhadap peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petani, penyuluh dan pelaku bisnis dalam mengadopsi teknologi budidaya tanaman (Jenis Tanaman), sehingga  kedepannya diharapkan produktivitas tanaman (Jenis Tanaman) di (Kecamatan/Desa) dapat meningkat.

B. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai pada pelaksanaan pembuatan Demplot  ini adalah :
  1. Menunjukan cara penerapan teknologi anjuran bertanam (Jenis Tanaman) secara intensif. 
  2. Membuat wahana kunjungan percontohan tanama (Jenis Tanaman) kepada petani dan PPL disekitar lokasi demplot. 
  3. Sebagai wahana belajar bagi petani dan penyuluh dan mengintroduksikan  inovasi teknologi yang tepat dan efisien.
C. Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dengan adanya demplot ini adalah :
  1. Terbentuknya wahana belajar bagi petani dan PPL. 
  2. Terjadinya alih teknologi yang lebih cepat kepada petani sebagai sasaran.
  3. Menunjukan perbedaan hasil yang nyata baik kualitas maupun kuantitas. 
  4. Meningkatnya pengetahuan petani dan PPL tentang budidaya tanaman   (Jenis Tanaman).

II.  RENCANA PELAKSANAAN

A. Keterangan Demplot
1. Nama Demplot              : ...................................
2. Nama Demonstrator      : ...................................
3. Lokasi Demplot             : ...................................
4. Luas Lahan                   : ...................................
5. Waktu Pelaksanaan       : ...................................

B. Rancangan Perlakuan
Rancangan perlakuan yang akan dilakukan adalah, membagi lahan mejadi dua petak, yaitu Petak I untuk penerapan teknologi anjuran dan Petak II untuk penerapan cara lama yang biasa dipakai petani.

1. Perlakuan Petak I (Teknologi Anjuran) :
a. Jenis Bibit : ...................................
b. Pengolahan Tanah :
  • Pembajakan.......Kali
  • Penggaruan tanah.........Kali 
  • Pembuatan bedengan dengan ukuran ...... x .......
c. Pemasangan Mulsa :
Pemasangan mulsa, dengan menggunakan mulsa (sebutkan jenis mulsanya). 
d. Pembuatan Lubang Tanam :
  • Jarak tanama antar tanaman       :..........cm. 
  • Jarak tanama antar barisan         :..........cm. 
  • Jarak tanama antar bedengan     :..........cm.
e. Penanaman :
Tanaman dari pembibitan dipindah........hari setelah sema.

f. Pengapuran dan Pemupukan :
  • Pemberian kapur pertanian sebanyak :..................Kg/ha 
  • Pupuk Kandang                                 :..................Kg/ha 
  • Urea                                                 :..................Kg/ha 
  • SP36                                                :..................Kg/ha 
  • KCL                                                  :..................Kg/ha
g. Pemeliharaan :
  • Penyulaman                                      : dilakukan .........hari setelah tanam. 
  • Penyiraman                                       : sesuai dengan kebutuhan. 
  • Penyiangan                                       : sesuai dengan kebutuhan. 
  • Pengguludan                                     :.......... kali. 
  • Pemangkasan                                    :.......... kali
h. Pengendalian hama dan penyakit:
Diterapkan konsep PHT (penggunaan pestisida berdasarkan ambang pengendalian).

2. Perlakuan Petak II (Cara Petani) :
a. Jenis Bibit : ...................................

b. Pengolahan Tanah :
  • Pembajakan 
  • Penggaruan tanah 
  • Pembuatan bedengan dengan ukuran...................................
c. Pemasangan Mulsa :
Pemasangan mulsa, dengan menggunakan mulsa (sebutkan jenis mulsanya).

d. Pembuatan Lubang Tanam :
  • Jarak tanama antar tanaman       :..........cm. 
  • Jarak tanama antar barisan         :..........cm. 
  • Jarak tanama antar bedengan     :..........cm.
e. Penanaman :
Tanaman dari pembibitan dipindah (........hari setelah sema.
f. Pengapuran dan Pemupukan :
  • Pemberian kapur pertanian sebanyak :..................Kg/ha 
  • Pupuk Kandang                                 :..................Kg/ha 
  • Urea                                                 :..................Kg/ha 
  • SP36                                                :..................Kg/ha 
  • KCL                                                  :..................Kg/ha
g. Pemeliharaan :
  • Penyulaman                                      : dilakukan .........hari setelah tanam. 
  • Penyiraman                                       : sesuai dengan kebutuhan. 
  • Penyiangan                                       : sesuai dengan kebutuhan. 
  • Pengguludan                                     :.......... kali. 
  • Pemangkasan                                    :......... kali
h. Pengendalian hama dan penyakit:
Sesuai cara petani.

C. Sumber Biaya
1. BOP Penyuluh
2. Swadaya Petani
3. Sumber lain.........

D. Rencana Anggaran Biaya

rab demplot

E. Jadwal Kegiatan

jadwal kegiatan

IV.  PENUTUP

Demikian Rencana Demplot Tanaman (Jenis Tanaman) ini dibuat yang juga sekaligus merupakan rencana kegiatan pelaksanaan Uang Keja Bimbingan (UKB)Penyuluhan Desa..................Kecamatan..................